Thursday, August 19, 2010

Lahirnya Forum Komunikasi Peduli Anak Nagari atau FKPAN

Perwakilan masyarakat korban gempa ini telah sepakat memberi nama Forum Komunikasi Peduli Anak Nagari atau FKPAN untuk organisasi mereka tersebut.
Dilatarbelakangi penanganan korban gempa yang tidak sesuai dengan harapan tersebut, masyarakat yang menjadi korban Gempa Padang, Sumatera Barat telah memprakarsai pembentukan suatu organisasi yang akan menjadi wadah untuk menyampaikan, menuntut dan mengadukan segala aspirasi, hak dan indikasi korupsi terkait dengan kegiatan penanganan korban gempa. Perwakilan masyarakat korban gempa ini telah sepakat memberi nama Forum Komunikasi Peduli Anak Nagari atau FKPAN untuk organisasi mereka tersebut.

Organisasi yang dideklarasikan di Padang Pariaman pada tanggal 28 Juni 2010  ini telah berhasil membentuk Kelompok Kerja yang beranggotakan sembilan orang yaitu Ahmad S Baron, Syahruddin Jotek, Syafri Jambak, Erkeli, Nurhakimah, Musnaini, Zainil Fajri, Fandi dan Faisal Efendi.   Kelompok Kerja ini nantinya akan memiliki agenda kerja yang membahas tentang persoalan penanganan gempa mulai dari indikasi korupsi pada saat pembagian uang lauk pauk, pendistribusian dana bantuan stimulan perumahan yang sangat lamban, validasi data yang tidak tepat, verifikasi kerusakan yang tidak tepat, syarat yang memberatkan dan diabaikannya partisipasi masyarakat korban dalam menentukan kegiatan penanggulangan korban gempa. FKPAN ini juga nantinya diharapkan akan mampu merumuskan akar dari permasalahan yang mereka hadapi, merumuskan potensi yang mereka miliki dalam menghadapi masalah tersebut dan memiliki bargaining posisi untuk berbicara dengan pemerintah dan pihak terkait untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat korban gempa.

Masyarakat yang tergabung dalam FKPAN mayoritas adalah masyarakat dampingan Perkumpulan Kotib  yang telah menerima program advokasi dan secara khusus telah menerima pengetahuan dasar tentang hak-hak masyarakat sebagai korban bencana dan sebagai warga negara, mendapatkan diskusi tentang perkembangan proses rehabilitasi dan rekonstruksi, memiliki pengetahuan tentang pentingnya organisasi sebagai alat untuk memperjuangkan hak-haknya tersebut.

Untuk lebih jelas mengenai FKPAN, kunjungi kotibsumbar